Mark Zuckerberg Semakin Yakin Dengan Metaverse, Ciptakan Sarung Tangan

Facebook yang saat ini sudah berganti nama menjadi Meta semakin serius dalam perkembangan teknologi mereka.

Mereka baru saja berhasil menciptakan sebuah sarung tangan yang akan digunakan di dalam Meta, kabarnya sarung tangan tersebut bisa digunakan untuk menyentuh virtual.

Pembuatan teknologi sarung tangan tersebut juga dibantu dengan teknologi haptic, haptic sndiri adalah sebuah teknologi yang menggunakan sensasi sentuhan dalam interaksi antara manusia dan juga komputer.

Mark selaku CEO dari Meta memamerkan teknolgi tesebut kemarin ini dalam bentuk prototype lewat unggahan Instagram pribadinya.

“Tim reality dari Meta saat ini sedang membuat sarung tangan haptic yang nantinya bisa memberikan efek sentuhan virtual layaknya sentuhan di dunia nyata” tulisnnya.

Sebenarnya sarung tangan ini bukanlah hal baru, karena sarung tangan ini sudah dikembangkan sejak 7 tahun yang lalu ketika namanya bahkan masih facebook.

Prototype yang dihadirkan ini memiliki 15 buah bantala pastik yang bergerigi serta bisa ditiup atau bisa disebut juga sebagai actuator.

Bantalan tersebut nantinya bisa diatur agar pas dengan ukuran tangan manusia yang ukurannya relative beberbeda-beda.

Kemudian di dalam sarung tangan tersebut terdapat sebuah sensot riternal yang bisa menangkap gerakan jari ketika sedang menekuk.

Ketika seseorang sedang menggunakan sarung tangan yang canggih dan dibarengi dengan teknologi lainnya seperti VR dan AR maka sistem akan mengatur level tekanan dan membuat tekanan tersebut berbeda di setiap bagian tangan.

Misalnya ketika pengguna sedang menyentuh sebuah objek virtual dengan ujung jari, maka sistem akan membut sensasi layaknya kita sedang menyentuh di dunia nyata dengan menghadirkan efek di kulit.

Selain itu, apabila tangan dari user sedang mencengkram sebuah objek virtual, maka sistem akan menghadirkan sensasi dimana jari akan terasa kaku.

Sensasi tersebut akan didukung juga oleh teknologi audia dan juga visual supaya sensasi yang dihadirkan semakin nyata.

Jauh sebelum ini, Meta sudah pernah mengembangkan teknologi yang mirip yaitu sarung jari pada tahun 2015.

Sarung jari tersebut pernah dijajal oleh Michael Abrash selaku ketua dari Reality Labs, pada saat itu ia mencoba untuk menyetuh objek seperti piring.

“saya meilihat piring dan  juga melihat jari saya menempel pada piring, selain itu, saya juga mendengar suara seperti gesekan di atasnya serta saya juga merasakan getarannya” ungkap Abrash saat mendeskripsikan apa yang ia rasakan ketika menjajal teknologi tersebut.

Teknologi ini memang terkesan sangat canggih, namun bukanlah hal baru dalam dunia teknologi.

Sudah banyak inovasi yang ditambahkan, seperti menggunakan elemen lain seperti temperature, yang dimana elemen tersebut belum digunakan oleh Meta.

Namun satu yang menarik dari Meta, karena mereka berencana membbuat sarung tangan tersebut dalam jumlah yang banyak dan nantinya akan dikomersikan.